Showing posts with label Teknologi Informasi dan Komunikasi. Show all posts
Showing posts with label Teknologi Informasi dan Komunikasi. Show all posts

Cara mengatasi aplikasi ke blokir windows dengan mudah

Pada beberapa perangkat komputer dengan operating system Windows 10 akan mengalami blok aplikasi. Hal ini disebabkan Windows 10 sebagai sistem operasi terbaru karya Microsoft memiliki fitur keamanan yang cukup ketat, bahkan tanpa software antivirus tambahan. Keamanan ini sangat berpengaruh terhadap pemasangan aplikasi tambahan di perangkat komputer anda. Ketika Windows Defender mendeteksi pemasangan aplikasi yang tidak aman sedang dilakukan, maka Windows akan secara otomatis memblokir pemasangan aplikasi tersebut. 

Ketika anda akan membuka aplikasi, biasanya muncul kotak dialog "This app has been blocked for your protection". Bagaimana cara mengatasi aplikasi MYOB yang ke blokir ? Caranya sebagai berikut :

1. Tekan tombol Windows + R

2. Ketik kata regedit kemudian OK

3. Setelah muncul kotak dialog seperti gambar dibawah, "Do you want to allow following program to make changes to this computer?" klik YES

4. Anda akan disajikan puluhan mungkin ratusan folder, anda pilih/ klik panah >HKEY_LOCAL_MACHINE

5. Anda pilih/ klik panah >SOFTWARE

6. Anda pilih/ klik panah >Microsoft

7. Anda pilih/ klik panah >Windows

8. Anda pilih/ klik panah >CurrentVersion

9. Anda pilih/ klik panah >Policies

10. Anda pilih/ klik System kemudian cari EnableLUA

11. Kalau sudah ketemu, double klik EnableLUA untuk membukanya

12. Jika "Value data:" terisi dengan angka "1", silahkan ganti menjadi angka "0"
13. Langkah terakhir restart perangkat komputer anda, kemudian coba buka lagi aplikasi yang sebelumnya terblokir.

ARTI DARI PESAN EROR PADA RUMUS MS EXCEL

Seringkali kita menemukan error dalam memasukan rumus pada Microsoft Excel tapi tidak mengetahui apa sebabnya termasuk apa maksud dari error tersebut. Yang akan dibahas adalah, tujuh pesan error yang biasa kita temukan dalam memasukan rumus di Microsoft Excel.
Sebelum ke pembahasan saya akan menyertakan contoh kasus pada Microsoft Excel yang mengakibatkan rumus tidak valid atau error.
1.  #NULL!
Pesan error #NULL! akan muncul jika rentang sel (Cell Range) yang kita masukkan ke dalam rumus excel tidak beririsan atau tidak mengacu pada range sel yang benar. Hal ini biasanya karena ada tambahan spasi atau karena tidak adanya pemisah argument yang benar.
Pada contoh Rumus excel =SUM(C2:C6 D2:D6) akan menghasilkan pesan error #NULL! karena seharusnya ada pemisah argumnet ";" atau ",".
Pesan #NULL! juga akan muncul misal kita mengetikkan rumus excel =SUM(B2 B6). Adanya spasi diantara C2 dan C6 menyebabkan excel tidak mengenali rentang sel ini karena kita salah menuliskan rentang sel yang seharusnya kita tulis B2:B6.

2. #DIV/0!
Pesan Error #DIV/0! muncul sebab kita membagi sebuah nilai angka dengan 0 (nol). Waktu sekolah dulu tentunya kita diajari jika sebuah angka kita bagi dengan 0 (nol) maka hasilnya adalah tak terhingga atau unlimitied. Karena tak terhingga inilah excel memunculkan nilai error #DIV/0!.
Pada contoh diatas kita membagi jumlah sel C2 dan D2 atau 75+77 dibagi dengan 0 sehingga memunculkan tipe error #DIV/0!.

3. #VALUE!
Tipe error #VALUE! akan dimunculkan jika tipe data yang kita masukkan ke dalam rumus tidak sesuai dengan tipe data yang diminta atau diharapkan oleh fungsi atau rumus excel. Bisa juga karena adanya campuran tipe data yang kita masukkan ke dalam rumus excel.
Sebagai contoh jika kita ingin menjumlahkan angka maka seharusnya tipe data yang kita masukkan ke dalam rumus adalah sebuah angka. Jika tipe data teks yang kita masukkan seperti contoh diatas (=B2+C2) dimana B2 berisi teks “Andri” dan C2 berisi angka maka hasilnya adalah error #VALUE!

4. #REF!
Pesan error #REF! muncul apabila rumus excel yang kita masukkan mengacu pada referensi cell yang salah atau tidak valid. Hal ini bisa terjadi jika sel mengacu pada sebuah referensi yang terhapus, kita pindah ataupun karena sel yang kita referensikan ada pada workbook lain yang belum terbuka atau tidak tersedia.
Dalam contoh diatas kita bermaksud menjumlah nilai C6 dengan nilai sel A1 pada Sheet 1 yang ada pada Workbook dengan nama file Book5.xlsx. Karena File Book5.xlsx ini belum kita buka atau tidak ada maka excel menampilkan pesan error #REF!.

5. #NAME?
Pesan error #NAME? bisa muncul jika tidak mengenali defined name, nama tabel atau nama fungsi. Bisa karena salah tulis atau nama-nama tersebut tidak ada.
Pada contoh, defined name DATA belum kita buat sehingga excel tidak mengenali nama ini. Hal ini menyebabkan excel menampilkan pesan error #NAME!.
Contoh lain adakalanya kita memasukkan fungsi yang salah pada rumus excel. Misalnya kita ingin mengetahui umur dengan menggunakan rumus DATEDIF namun kita salah menuliskan rumus menjadi DATEIF hal ini juga akan memunculkan pesan error #NAME? karena excel tidak mengenali fungsi DATEIF.

6. #NUM!
Pesan error #NUM! muncul jika rumus excel menghasilkan nilai numeric yang tidak valid. Nilai numeric tidak valid ini biasanya karena nilai tersebut terlalu besar atau terlalu kecil melebihi kemampuan spesifikasi excel.
Pada contoh nilai 10^1000 (10 pangkat 1000) sangat besar melebihi kemampuan yang bisa di handle excel sehingga excel mengembalikan nilai menjadi pesan error #NUM!.

7. #N/A
Pesan error #N/A ditampilkan excel saat rumus excel menghasilkan nilai yang tidak ada atau rumus excel tidak dapat menemukan nilai yang direferensikan.

Kesalahan atau pesan error ini biasanya muncul saat kita menggunakan fungsi-fungsi Lookup seperti LOOKUP, VLOKUP, HLOOKUP dsb.

Pada contoh diatas kita bermaksud mencari nilai 1 untuk "Nama 6" dengan menggunakan fungsi VLOOKUP. Karena nilai yang kita cari menggunakan FALSE yang artinya nilai harus sama persis maka rumus excel menghasilkan nilai pesan error #N/A.


Buka juga : Kelas Excel

Animasi 2D dan 3D

Banyak beberapa karakter atau tokoh animasi dahulu dapat kita jumpai pada sebuah buku cerita atau gambar-gambar diam oleh tangan (manual) dan dibuat secara bertahap agar terlihat bergerak. Tetapi, di zaman sekarang ini, dimana teknologi semakin canggih serta banyak sekali bahan yang membantu agar animasi dapat tercipta secara mudah. Dengan beragam bentuk software yang mempermudah penggunanya untuk mewujudkan sebuah karakter animasi yg diinginkan.

1. PENGERTIAN ANIMASI
Animasi sendiri berasal dari bahasa latin yaitu “anima” yang berarti jiwa, hidup, semangat. Sedangkan karakter adalah orang, hewan maupun objek nyata lainnya yang dituangkan dalam bentuk gambar 2D maupun 3D. Sehingga karakter animasi secara dapat diartikan sebagai gambar yang memuat objek yang seolah-olah hidup, disebabkan oleh kumpulan gambar itu berubah beraturan dan bergantian ditampilkan. Objek dalam gambar bisa berupa tulisan, bentuk benda, warna dan spesial efek.

Animasi adalah suatu rangkaian gambar diam secara inbeethwin dengan jumlah yang banyak, bila kita proyeksikan akan terlihat seolah – olah hidup (bergerak), seperti yang pernah kita lihat film – film kartun di televisi maupun dilayar lebar jadi Animasi kita simpulkan menghidupkan benda diam diproyeksikan menjadi bergerak. 3 Penggunaan animasi pada komputer telah dimulai dengan ditemukannya software komputer yang dapat dipergunakan untuk melakukan ilustrasi di komputer, membuat perubahan gambar satu ke gambar berikutnya sehingga terbentuk suatu bentuk gerakan tertentu.

2. PERBEDAAN ANIMASI 2 DIMENSI DAN 3 DIMENSI
Apa perbedaan antara animasi 2D dan animasi 3D? Animasi adalah acara televisi yang berbentuk rangkaian lukisan atau gambar yang digerakkan secara mekanik elektronis sehingga tampak di layar menjadi bergerak. Animasi bisa diartikan sebagai kumpulan gambar-gambar yang terangkai satu sama lain dan digerakkan secara cepat sehingga seolah-olah terlihat bergerak.

Animasi pertama kali diciptakan dengan gambar hitam putih dan tidak bersuara. Tokoh yang berperan penting dalam dunia animasi adalah Walt Disney yang juga menciptakan animasi berwarna dan bersuara untuk pertamakalinya. Walt Disney juga melahirkan tokoh-tokoh animasi yang fenomenal seperti Micky Mouse, Donald Duck, Pinocio, Snow White, dan sebagainya.

Pada perkembangannya, animasi bisa dibedakan menjadi 2 macam yaitu animasi 2D dan animasi 3D. Pembuatan gambar di animasi 2D menggunakan vektor x dan y. Sedangkan gambar pada animasi 3D dibuat memakai vektor x, y, dan z sehingga seolah-olah mempunyai volume.

a. Animasi 2 Dimensi
Animasi 2D
 Animasi 2D atau dua dimensi adalah animasi yang dibuat dengan memanfaatkan dua titik vektor yaitu x dan y. Vektor x digunakan sebagai ukuran panjang objek gambar, sementara vektor dipakai sebagai ukuran lebar objek gambar. Dibutuhkan antara 15-30 gambar yang diputar per 1 detik untuk menghasilkan animasi yang berkualitas bagus. Pemutaran gambar ini biasanya dilakukan dengan software komputer seperti Macromedia Flash. Berkat gambar yang diputar secara cepat, objek di dalamnya seolah-olah menjadi bergerak. Contoh animasi dua dimensi antara lain Crayon Shinchan, Dora The Explorer, Avatar : The Legend of Aang, Naruto, Sponge Bob Square Pants, Hamtaro, One Piece, Inuyasha, P-Man, dan lain-lain.


b. Animasi 3 Dimensi
Animasi 3D
Animasi 3D atau tiga dimensi adalah animasi yang dibuat dengan memanfaatkan tiga titik vektor yaitu x, y, dan z. Vektor berfungsi untuk menentukan ukuran panjang objek gambar, vektor y berguna untuk menentukan ukuran lebar objek gambar, dan vektor z dipakai untuk menentukan tinggi objek gambar. Oleh karena itu, objek pada animasi 3D terlihat seakan mempunyai volume dan mirip sekali dengan makhluk hidup. Contoh-contoh animasi 3D yaitu Frozen, Toy Story, Despicable Me, Finding Nemo, Cars, Madagascar, Upin & Ipin, Masha and The Bear, Adit & Sopo Jarwo, Keluarga Pak Somad, Boboiboy, dan lain-lain.


Sumber :
1. Farof
2. Ilmu Komunikasi
3. zuhemedia

Cara mengecek nomor ponsel sendiri

Salam jumpa sobat.....
Nomor ponsel sendiri, tentu penting untuk diingat paling tidak anda harus simpan nomor anda. Karena ketika anda mau mengisi pulsa pasti anda harus menyebutkan nomor ponsel yang akan diisi. Gimana kalo lupa? Nah saya akan berbagi cara cek nomor sendiri ketika anda lupa dan tidak anda simpan.

1. Cara Mengetahui Nomor TELKOMSEL (Simpati dan Kartu As)
Cek Nomor tekan *808# lalu Call
Cek Pulsa tekan *888# lalu Call
Daftar Paket Internet tekan *363# lalu Call

2. Cara Mengetahui Nomor XL (Axiata)
Cek Nomor tekan *123*7*3*1*1#
Call Center 817
Layanan lainnya bisa di cek di *123#

3. Cara Mengetahui Nomor INDOSAT (Mentari dan IM3)
Cek Nomor tekan *777*8#
Cek Pulsa dan Masa Aktif tekan *555#
Untuk Layanan Lain tekan *777#

4. Cara Mengetahui Nomor AXIS
Cek Nomor tekan *2#
Informasi Pulsa tekan *888#

5. Cara Mengetahui Nomor TRI
Cek Nomor tekan *998#
Daftar Paket Internet tekan *123#
Cek Pulsa tekan *123*8#

6. Cara Mengetahui Nomor SMART
Cek Nomor tekan *551#

7. Cara Mengetahui Nomor FREN
Cek Nomor ketik : STATUS lalu kirim ke 551

Demikian cara mengecek nomor sendiri, alangkah baiknya setelah anda mengetahui nomornya anda langsung menyimpannya.
Semoga artikel ini bermanfaat.

Dampak Positif dan Negatif penggunaan Teknologi, Informasi dan Komunikasi

A. Dampak Positif
    Perkembangan teknologi informasi dan kumunikasi dapat meningkatkan kehidupan manusia, yang berarti keberadaan teknologi infomasi dan komunikasi dapat memberi manfaat atau keuntungan bagi kehidupan manusia. Ketika mengunakan telepon, menonton televisi, mengerjakan tugas dengan komputer dan mengunakan fasilitas internet, sehingga apapun masalah kita sangat mudah kita atasi.

   Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memungkinkan dan memudahkan manusia untuk dapat saling berhubungan dengan cepat, mudah dan terjangkau. Informasi dari belahan dunia lain dengan mudah dapat diterima dengan cepat , aktivitas komunikasi antar dua tempat yang berjauhan menjadi lebih mudah dan cepat dengan mudah mengunakan alat – alat teknologi informasi dan komunikasi.

   Dalam bidang pendidikan, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berpotensi untuk membangun masyarakat yang demokratis, hal ini ditandai adanya hubungan guru dengan mahasiswa , guru dan guru, dan antara guru, mahasiswa, orang tua dan masyarakat dalam kaitannya dengan proses pendidikan dalam dan diluar sekolah.


B. Dampak Negatif
   Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sering dianggap sebagai kebaikan atau kemudahan bagi para penggunanya. Namun, ketika nalar, kemampuan dan iman kita belum memadai atau tidak siap untuk mengikuti perkembangan tersebut, apakah kemudahan atau kebaikan yang dijanjikan bisa menjadi kenyatan dan bisa dinikmati.

   Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tidak hanya menimbulkan efek positif yang kontruktif (membangun), tetapi juga menimbulkan efek negatif yang destruktif (merusak). Efek negatif tersebut disebabkan oleh perkembangan keimanan dan ketaqwaan (IMTAQ) tak seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Penguasaan IPTEK bahkan digunakan untuk menggali prosedur –prosedur yang jujur sehingga lahirlah cyber crime (pembajakan kartu kredit). Selain itu, penguasaan IPTEK malah digunakan untuk memuaskan hasrat duniawi sehingga lahirlah cyber porn (penyebaran aktivitas penyimpangan seksual dalam bentuk teks, gambar, maupun audio visual).

   Adapun efek negatif lainnya dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi adalah semakin maraknya aktivitas pembajakan program komputer dan VCD, CD, DVD aktifitas tersebut merupakan tindak kriminalitas yang diatur oleh undang–undang karena termasuk kegiatan ilegal yang secara financial dapat merugikan pihak lain.



Pustaka :
1.Lia Kuswanto. 2006 dkk Mahir Berkomputer
2.Nugraha,Aries Setya.2004. Teknologi Informasi dan Komunikasi